Tapin Incar 10 Emas Popda Kalsel 2023

19 Mei 2023 15:27
Penulis: Habieb Febriansyah, sport
Atlet Tapin saat bertanding di Porprov Kalsel 2023. ANTARA/Muhammad Fauzi Fadilah

Sahabat.com - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tapin menargetkan 10 emas dari semua cabang olahraga yang diikuti pada Pekan olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Selatan.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Prestasi Dispora Tapin, Aminah, menuturkan bahwa ada 10 cabang olahraga yang dipertandingkan pada Popda yang berlangsung pada 24-28 Mei 2023 di Banjarmasin itu.

“Karena ada 10 cabor, jadi kita targetkan bisa meraih 10 emas. Mohon doanya agar target ini bisa kita raih,” ucapnya di Rantau, Tapin, Jumat.

Target 10 emas ini diyakini bisa dicapai karena semua atlet sudah di persiapkan sejak tiga bulan terakhir usai seleksi di kabupaten.

“Total atlet yang ikut ada 80 orang. Mereka merupakan pelajar dan paling muda dari SD, untuk judo dan karate,” jelasnya.

Seluruh cabang olahraga itu yakni gulat, panjat tebing, karate, taekwondo, kempo, judo, renang, menembak, panahan, dan atletik.

“Semoga para atlet pelajar Tapin bisa berprestasi,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tapin Juanda memperjuangkan kenaikan dan pencairan bonus untuk para peraih juara pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan 2022

Terkait besar nilai bonus, Juanda menuturkan pihaknya juga memperhatikan kemampuan keuangan daerah saat ini.

"Tetap kita perjuangkan untuk nilai bonus lebih tinggi dari Porprov sebelumnya," ujarnya.

Berdasarkan nilai pengajuan KONI Tapin, bonus bagi peraih medali di Porprov Kalsel 2022 tersebut meningkat 15 persen lebih dibandingkan sebelumnya. Ditambah, juga ada bonus untuk pelatih dan cabang olahraga.

Berikut nilai medali perorangan dan dobel sebesar Rp17,5 juta (emas), Rp12 juta (perak) dan Rp7,5 juta (perunggu). Kemudian untuk medali tim sekitar Rp20 juta (emas), Rp15 juta (perak) dan Rp10 juta (perunggu).

Sedangkan untuk kategori beregu sebanyak Rp25 juta (emas), Rp20 juta (perak) dan Rp15 juta (perunggu).

Tidak hanya atlet yang mendapatkan bonus bagi peraih medali juara itu, Juanda juga mengajukan bonus sebesar lima persen untuk pelatih dan 2,5 persen untuk cabang olahraga (cabor).

"Persentase bonus pelatih dan cabor itu disesuaikan dengan perolehan setip medali masing-masing," ujarnya.

Diakui Juanda, alokasi khusus untuk pelatih dan cabang olahraga itu terkesan kecil. Namun, upaya dengan segala keterbatasan tersebut dapat mengurangi permasalahan bagi hasil antara atlet dan pelatih.(Ant)

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment