Sahabat.com - Dalam rangka mengantisipasi potensi mobilisasi massa pelajar menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026, telah dilaksanakan kegiatan Fun Football Mini Soccer pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di kawasan Jalan M. Saidi Raya, Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan.
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah perwakilan pelajar dari berbagai sekolah, antara lain SMA 63 Jakarta Selatan, SMA 85 Jakarta, SMA Muhammadiyah 15 Jakarta Barat, SMA Kartika XI Jakarta Selatan, serta SMA Yadika 3 Ciledug Tangerang. Turut hadir pula panitia penyelenggara, di antaranya Ilham selaku Ketua Pelaksana, Zakaria sebagai Humas, Roman Santoso dari Seksi Konsumsi, dan Muhammad Rizky sebagai Koordinator Lapangan.
Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 15.00 WIB dengan kedatangan para peserta yang tergabung dalam komunitas RIP Alliance. Selanjutnya, pada pukul 15.20 WIB, seluruh tim mengikuti sesi konsolidasi yang dipimpin oleh panitia. Dalam arahannya, panitia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir potensi keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa maupun mobilisasi massa yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang momentum May Day 2026. Selain itu, para pelajar juga diimbau untuk terus mengedepankan aktivitas positif dan produktif.
Ketua aliansi SMA, Muhammad Zakaria yang akrab disapa Bang Jake, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan ruang yang konstruktif bagi pelajar.
“Jadi kita itu bertujuan untuk mewadahi pelajar-pelajar SMA ini buat kegiatan acara positif. Dengan ini mereka terhindar dari acara-acara yang negatif, bahkan ajakan-ajakan yang berpotensi tidak jelas,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan semacam ini menjadi langkah konkret dalam mencegah berbagai potensi penyimpangan di kalangan pelajar.
“Kita berfokus banget kasih wadah positif ke mereka, agar tidak terjerumus narkoba, tawuran, juga jangan sampai terpengaruh berita hoaks atau ajakan aksi yang merugikan mereka sendiri. Pada akhirnya, keluarga juga yang akan dirugikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bang Jake menyampaikan bahwa keberlanjutan kegiatan positif menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan. “Antisipasinya, kita akan terus mengadakan kegiatan-kegiatan positif ini, supaya mereka selalu punya aktivitas yang bermanfaat dan tidak mengarah ke hal-hal negatif yang bisa merugikan diri mereka sendiri,” tutupnya.
Memasuki pukul 15.30 WIB hingga 19.00 WIB, kegiatan inti berupa pertandingan sparing mini soccer antar sekolah dan angkatan berlangsung dengan lancar. Seluruh peserta menunjukkan sikap sportif serta menjunjung tinggi kebersamaan, sehingga kegiatan berjalan dalam suasana aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti.
Kegiatan berakhir pada pukul 19.10 WIB, ditandai dengan para peserta yang meninggalkan lokasi secara bertahap. Secara keseluruhan, kegiatan ini dikemas dalam bentuk olahraga rekreatif dengan nuansa kompetitif ringan, yang bertujuan menyalurkan energi pelajar ke arah yang positif sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, sportivitas, dan disiplin.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih efektif antara pihak pembina dan pelajar, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan saling percaya. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat menekan potensi keterlibatan pelajar dalam aktivitas yang mengarah pada aksi massa yang berisiko mengganggu stabilitas keamanan.
Secara umum, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapatkan respons positif dari seluruh peserta yang terlibat.
0 Komentar
Miris! Atlet Korban Kekerasan Seksual Ketua Pengprov Jatim Diduga Bertambah jadi Lima Orang
Crow Speed QB Tegas Tolak Konten Kekerasan di Media Sosial
Leave a comment